Ramadhan yang Aku Damba

“Kalau kamu puasa tapi masih lapar dan haus, itu artinya puasa kamu belum benar” Kata-kata di atas terlontar dari lisan seorang Guru Besar Fakultas Filsafat UGM bernama Almarhum Prof. Damardjati Soepadjar, kala berkunjung ke rumahnya untuk mengambil data penelitian. Saat itu kami sedang membahas folosofi penataan kota Yogyakarta yang ternyata begitu Islami.  Diskusi bergulir begitu […]

Read More

Yang Hilang dan Yang Datang

Suatu hari, murobbi saya pernah bertanya, “Bagaimana perasaanmu kalau ditinggal oleh orang tercinta?” Kala itu, hampir semua orang menjawab mereka akan sedih beberapa hari dan mungkin merasa sangat merana di awal-awal kehilangan. Barangkali, dulu saya masih begitu ‘logic‘, dan menurut logika saya waktu itu, untuk apa bersedih untuk orang yang memang sudah ditakdirkan pergi? Surprisingly, […]

Read More

Refleksi Syukur Setahun

Menikah itu sama dengan mencintai. Keduanya adalah sebuah proses yang terus berlangsung. Bedanya adalah implikasi dari kata kerja dan kata bendanya. Untuk mendapatkan cinta, kita harus mencintai dulu. Sementara untuk bisa menikah, kita harus melewati pernikahan terlebih dahulu. Setidaknya itulah yang saya pahami dalam perjalanan satu tahun ini. Hari ini, tepat setahun lalu, saya melaksanakan […]

Read More