Berpisah Untuk Bersiap

Siang itu, saya baru saja pulang dari Banyumas setelah menyelesaikan koass stase Mata di sana. Ya, meski hanya berpisah seminggu dengan Dek Zahra, rasa rindu itu nyata dan seolah menarik-narik untuk bersegera pulang. Itulah kenapa, selepas selesai mengurus administrasi, saya langsung pulang naik motor tanpa istirahat terlebih dahulu. Rindu itu mengobati lelah yang melanda. “Habis […]

Read More

Menjadi Ahli Sholat

“Mi, jangan tinggalkan Sholat Fajr dan Tahajjud.” Pesan Bapak dalam perjalanan ke masjid suatu sore. Entah kenapa, Bapak selalu mewasiatkan hal tersebut berulang kali. Dalam kesempatan lainnya, beliau juga menegaskan keutamaan dua rakaat Sholat Fajr yang lebih baik dari seluruh dunia dan seisinya. “Kamu pingin apa, to? Mobil limousine? Rumah besar dan dihias seperti istana? […]

Read More

Mengembalikan Ke Habitat

Ada satu kesalahan Bapak dalam mengelola keluarga yang tidak ingin saya ulang. Kesalahan yang sebenarnya bukan murni kesalahan Bapak. Kesalahan itu terjadi karena kondisi yang memberikan pilihan yang terbatas. Kesalahan tersebut adalah terlambat mengembalikan Ibu ke “dunianya” sehingga potensi Ibu tidak sepenuhnya berkembang. Dalam pertimbangan saya, kesalahan tersebut sebenarnya adalah pilihan terbaik yang bisa Bapak […]

Read More

Tong Kosong

Setiap kali mengisi materi, saya punya kebiasaan untuk selalu mengajak serta Dek Zahra, begitu pula sebaliknya. Asal audiens-nya tidak khusus untuk salah satu jenis kelamin, kami pasti akan bersama. Terkait dengan hal itu, saya pernah mengungkapkan alasannya di sini. Paling penting adalah, supaya kami bisa saling mengoreksi dan menjadi assesor bagi yang lainnya. Maka, pertanyaan […]

Read More

Menjaga Dengan Sholat

Ada sebuah hadits yang menurut saya tidak masuk akal ketika pertama kali mendengarnya. Hadits tersebut sering kita jumpai saat kita masuk ke sebuah masjid. Lebih tepatnya, sering kali tertulis di dinding masjid bagian depan atau running text pada jam adzan-iqamah masjid. Adalah sebuah hadits tentang meluruskan yang bunyinya begini, “Luruskanlah shaf-shaf kalian! Karena, Demi Allaah! […]

Read More